BIOAKTIVITAS ANTI RAYAP MINYAK ATSIRI DARI Citrus limon TERHADAP RAYAP TANAH (Macrotermes Sp.)

Authors

  • Rif'at Aaqil Abiyyi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen
  • Brilian Al Rofiq SMA Trensains Muhammadiyah Sragen
  • Anggitalina Pramilia Dewi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen
  • Agus Widayoko SMA Trensains Muhammadiyah Sragen

Keywords:

Essential oils, Insecticides, Lemon leaves, Subterranean termites, Daun lemon, Minyak atsiri, Rayap tanah, Insektisida

Abstract

Subterranean termites are harmful organisms because they are thought to damage items that contain cellulose. In a colony of subterranean termites that has 60,000 termite workers, they can consume pine wood measuring 40 x 2 x 4 cm in 118 to 157 days. In previous research, termites were controlled by termiticides to reduce losses caused by termites, but the chemical content contained in termiticides caused environmental damage. This research aims to make an environmentally friendly natural anti-termite insecticide derived from lemon leaf essential oil which can reduce the detrimental impact of subterranean termites. The research method used in this research is descriptive quantitative. Indicators of effectiveness in making this insecticide include pH tests, weight reduction, and mortality. The pH test results showed the number 8.0, the weight reduction test on samples that were not soaked in insecticide experienced a weight reduction of 1.5% while the samples that were soaked in insecticide did not experience a weight reduction, in the mortality test 70% termites colonies died after spraying insecticide on termite colonies in a closed room. It can be concluded that this insecticide has proven to be environmentally friendly and can reduce the impact of losses caused by subterranean termites.

Abstrak

Rayap tanah adalah organisme merugikan karena dianggap dapat merusak barang yang mengandung selulosa. Dalam satu koloni rayap tanah yang memiliki 60.000 pekerja rayap mampu mengkonsumsi habis kayu pinus berukuran 40 x 2 x 4 cm dalam 118 sampai 157 hari. Pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya rayap dikendalikan oleh termitisida untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh rayap, namun kandungan bahan kimia yang terkandung dalam termitisida menyebabkan rusaknya lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah membuat insektisida alami  anti rayap ramah lingkungan berasal dari minyak atsiri daun lemon yang dapat mengurangi dampak merugikan rayap tanah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Indikator keefektifan dalam pembuatan insektisida ini meliputi uji pH, pengurangan berat, dan mortalitas. Hasil uji pH menunjukkan angka 8,0, uji pengurangan berat pada sampel tidak dilakukan perendaman insektisida mengalami pengurangan berat sebesar 1,5% sedangkan pada sampel yang dilakukan perendaman insektisida tidak mengalami pengurangan berat, pada uji mortalitas 70% koloni rayap mengalami kematian setelah menyemprotkan insektisida pada koloni rayap di ruang tertutup. Dapat disimpulkan insektisida ini terbukti ramah lingkungan dan dapat mengurangi dampak kerugian yang disebabkan oleh rayap tanah.

References

Anonim. (2023, November 7). TAURUS. Retrieved from https://taurus.ag/4-reasons-ph-levels-matter-spray-solutions/

Cahyono, T. D. (2012). IDENTIFIKASI TINGKAT SERANGAN DAN JENIS RAYAPYANG MERUSAK BANGUNAN DI KOTA AMBON. Bimafika, 397.

Indrayani, Y. (2023). PERAN RAYAP DALAM KESEIMBANGAN EKOSISTEM. 4-5.

Rahmawati, S. (2010). ASOSIASI SIMBIOTIK MIKRORGANISME DALAM TUBUH RAYAP. 1.

Sri Mulyati, A. J. (2015). AKTIVITAS MINYAK ATSIRI DAUN LADA (Piper nigrum L.) TERHADAP RAYAP Coptotermes sp. 104.

Downloads

Published

2024-02-29

Issue

Section

Artikel